Jumat, 21 Desember 2012

Lirih


Berlari menjauhi matahari
ke ufuk timur yang bersahaja
berteriak membenci lirih
geram dengan segala asa

Kau...
dengan rambut pirangmu
penuh mahkota di setiap jemarimu
bibirmu rapat terkunci
terselubung dalam sepi

terang lampu jalanan
merdu suara gitar
menawarkan kehangatan
untuk hati yang terbungkam

wajahmu...
duka dalam yang tersembunyi
benih kebencian tak terkendali
jauh di lubuk hati
hingga kini menutup hati

Keramas, 22 Des 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar